Ijin Balai POM : TR 053151771
Halal MUI No. : 12130000080306
Teh Mahkota Dewa "Salama Nusantara"
Diproses secara higienis dan alami tanpa tambahan bahan kimia dan pengawet
Berkhasiat mengobati dan mencegah penyakit :
- Demam berdarah
- Kanker
- Lever
- Darah tinggi
- Stroke
- Jantung
- Kencing manis
- Gagal ginjal
- Lumpuh
- Kegemukan
- Batuk
- Sesak napas
- Jerawat (menghaluskan kulit)
- Keputihan
- Haid tidak lancar
- Rheumatik
- Ambeien
- Amandel
- Lemah syahwat
- Asam urat
Komposisi (1 pack) :
- Buah Mahkota Dewa (phaleria papuana fructus) 70%
- Daun Teh Hijau (camellia sinensis folium) 20%
- Benalu Teh (scumula atropurpurea folium) 10%
TINJAUAN ILMIAH
Pohon Mahkota Dewa (Phaleria Papuana Fructus)
Sungguh tanaman yang amat ajaib. Tanaman perdu yang dahulu hanya menjadi tanaman kerajaan kini telah menjadi bagian dari tanaman rakyat. Dosen UGM Yogyakarta, Sumastuti memaparkan bahwa
tanaman ini mengandung Antihistamin, flavonoid, saponon, polifenol dan zat-zat lain yang mempunyai efek analgesi, anti bakteri dan menurunkan gula darah (Minggu Pagi No. 44 Februari
2002)
Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis Folium)
Merupakan tanaman obat terhebat di muka bumi. Dr. Joko Sulistyo dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi LIPI mengatakan bahwa para ahli dari Johannes Guiterburg University Mainz
Jerman telah melakukan penelitian pada daun teh bahwa teh hijau memang mengandung suatu komponen antioksidan juga anti karsinogenik aktif yang berfungsi mencegah kerusakan sel maupun DNA
akibat adanya senyawa radikal bebas yang berhubungan dengan penyakit kanker dan jantung.
Benalu Teh (Scumula Atropurpurea Folium)
Menurut Prof. Suwijoyo Pramono pakar farmasi UGM merupakan tumbuhan yang sangat efektif sebagai obat kanker, Teh Hijau, Buah Mahkota Dewa dan Benalu Teh merupakan perpaduan formula yang
sangat efektif karena ketiganya mengandung senyawa polifenol yang dikandungnya antara lain epikatekin (EC), epigalo Katekin (EGC), Epikatekin Galat (ECG), Epigalokatekin Galat (EGCC),
flavonoid, asam galat dan klorogenat. Zat-zat di atas memiliki anti oksidan kuat diantaranya efek anti multagenik, anti tumor, anti bakteri pembakar kolesterol tubuh dan penyebab penyakit
degeneratif.
|
Permit Central POM: TR 053151771
Halal MUI No. : 12130000080306
Mahkota Dewa Tea "Salama Nusantara"
Processed in hygienic and natural without additional chemicals and preservative
Nutritious treat and prevent disease:
- Fever bloody
- Cancer
- Lever
- High Blood
- Stroke
- Heart
- Diabetes
- Kidney Failure
- Paralysis
- Kegemukan
- Coughing
- Sesak breath
- Whelk (subtilize skin)
- Keputihan
- Hapa not smooth
- Rheumatik
- Hemorrhoid
- Tonsillectomy
- Weak orgasm
- Acid fiber
Composition (1 pack):
- Fruit Mahkota Dewa (phaleria papuana fructus) 70%
- Leaf Green Tea (Camellia sinensis folium) 20%
- The parasite (scumula atropurpurea folium) 10%
OVERVIEW SCIENTIFIC
Tree Mahkota Dewa (Phaleria Papuana Fructus)
Truly a very wonderful plants. Perdu plants are only the first of the plant kingdom has now become part of the plant people. Lecturers at UGM, Sumastuti out that this plant contain
Antihistamin, flavonoid, saponon, substance-polifenol and other substances that have any effect analgesi, anti-bacterial and lower blood sugar (No Sunday morning. 44 February 2002)
Green tea leaves (Camellia sinensis Folium)
Is a medicinal plant in the face of the earth. Dr. Joko Sulistyo from the Center for Research and Development Biology LIPI said that experts from Mainz University Johannes Guiterburg
Germany has been doing research on tea-leaf green tea that contains a component that antioxidants also active anti karsinogenik that work to prevent damage to cells and DNA as a result of
free radical compound related to cancer and heart disease.
The parasite (Scumula Atropurpurea Folium)
According to Prof. Pramono Suwijoyo UGM is a specialist pharmaceutical plant which is very effective as a cancer drug, Green Tea, Fruit and parasite Mahkota Dewa Tea blend is a formula
which is very effective because they contain a compound polifenol between dikandungnya other epikatekin (EC), epigalo Katekin (EGC), Epikatekin Error (ECG), Epigalokatekin error (EGCC),
flavonoid, acid and klorogenat error. Oxygen-oxygen at the top of the anti oksidan has a strong effect of these anti multagenik, anti-tumor, anti-bacterial body and cholesterol propellant
causes the disease degeneratif. |